JAGAD 86 MALUKU BUMI PSNU PAGAR
NUSA
CARNAVAL DALAM RANGKA HUT KAB.
BURU KE-17
MEMAYU HAYUNING BEBRAYAN AGUNG
ﻻﻏﺎﻟﺐﺇﻻّﺑﺎﻟﻠّﻪ
![]() |
| Foto bersama dipantai merah putih Namlea |
Rabu tgl 12 Oktober 2016, Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU)
Pagar Nusa Wilayah Maluku turut memeriahkan dirgahayu Kabupaten Buru yang Ke-17
dinamlea dengan penuh antusias dan khidmat berpartisipasi dalam carnaval yang
dihadiri oleh Bapak Bupati Buru Ir. Ramly Umasugi, M.Si dan beberapa elemen
pejabat PEMDA setempat. Dengan berseragam sakral, warga anggota PSNU Pagar Nusa
selalu menunjukan berbagai macam gerakan dan keahlian seni bela diri serta
beberapa cuplikan jurus mematikan . Hal demikian, sontak menjadi pusat
perhatian bagi para warga masyarakat namlea dan beberapa peserta carnaval untuk
mengambil gambar dan mengabadikannya dalam bentuk file vidio .
![]() |
| Formasi tarung bebas PSNU Pagar Nusa Maluku |
pada waktu yang bersamaan, ada salah satu warga masyarakat namlea
yang hadir dan turut menyaksikan adegan tersebut merasa salut terhadap berbagai
macam atraksi-atraksi yang ditampilkan oleh anak Asuh Nur Latif, S.Pd.I selaku ketua umum Pengurus Wilayah Pagar Nusa
Maluku. Ditengah kerumunan masyarakat namlea, salah satu warga masyarakat
sempat bertanya “ Ini Pencak Silat Dari
Mana ? ” Dari Waekasar..!! Jawab Agus Purwanto selaku Ketua Umum DPA PW
Pagar Nusa Maluku yang juga hadir dalam carnaval tersebut. Terdengar juga suara
pujian dari arah yang lain dengan menggunakan bahasa khas Maluku “ Ale Sadap Lae “ He he he e . buat kami
bahasa itu adalah merupakan aploous dengan gaya 2016 Masehi, yakni Aplosul
lisan .
![]() |
| Peragaan seni tunggal PSNU Pagar Nusa |
Muji
Irawan, atau akrab dengan sapaan muji,.. begitu dominan memperagakan
jurus tunggal IPSI ditengah-tengah kesibukan para peserta carnaval, dengan gaya
khas seorang pendekar Si Pitung yang
selalu mengenakan songkok atau kopiah hitam dikepalanya. Sarwan Bahari, adalah salah seorang pendekar PSNU Pagar Nusa yang
tampil cukup spektakuler mendampingi gerakan jurus Muji Irawan sebagai
penyempurna jurus elit tunggal ipsi. Adi,
yang merupakan salah satu dari pasukan selendang hijau juga ikut andil dalam
memprakarsai gerakan dan atraksi-atraksi yang diperagakan tepat dijalan depan
Kantor Urusan Agama (KUA) Namlea, Jalanan depan Pujasera, dan jalanan kawasan
Islamic Centre Namlea dengan ciri khas ikat kepala dengan bermotif batik . Fachrul Zuhud, atau akrab dengan sapaan
kang fahrul tampil sebagai sang pendekar PSNU Pagar Nusa yang memperagakan
Jurus Pemersatu/ Jurus Baku PSNU Pagar Nusa dan Salam Pagar Nusa yang berlokasi
disamping jalanan Pemakaman Namlea yang disambut dengan suara riuuh dari
peserta carnaval yang turut menyaksikan formasi tersebut . Selamat buat kang
fahrul, semoga selalu semangat dan istiqamah dalam membina anak-anak asuhnya
yang pada saat ini masih sabuk kuning,.. nasihat Agus Purwanto saat ditemui
dikompleks Kampung Lama Namlea .
![]() |
| Kebersamaan PSNU Pagar Nusa Maluku |
Pasukan Carnaval PSNU Pagar Nusa terlihat begitu riang menjelang
sampai diperbatasan pantai merah putih, pasalnya pada saat itu mereka secara
bersamaan diguyur hujan yang begitu deras dan lebat. Namun anehnya mereka
bukannya ambil posisi untuk berlindung dari tetesan hujan, akan tetapi mereka
justru berkumpul bersama dipinggir pantai dan mengambil gambar (Selfie) dengan
berbagai macam gaya khas PSNU Pagar Nusa . Masya ALLAH, kapan hari bahagia itu
menyapa kami kembali,.. kapan hari itu dapat menyatukan canda tawa kami,
sungguh moment HUT Kab. Buru Ke-17 adalah merupakan moment dan iven dimana hati
kita semua bahagia, tersenyum dan tertawa begitu tulus bak seorang hamba ALLAH
SWT yang tak memiliki dosa .
![]() |
| bendera Pagar Nusa berkibar ditengah kerumunan peserta karnaval |
Kami semua melambaikan tangan kepada kota Namlea pada saat kami
semua berlahan beranjak meninggalkannya, Walau hanya beberapa jam kami bermain
dengan-MU akan tetapi kenangan indah itu tidak akan pernah kami lupakan. kami
bangga menjadi warga NU, kami bangga menjadi warga anggota PSNU Pagar Nusa,
kami bangga menjadi warga Kab. Buru, kami bangga menjadi diri kami sendiri,
dengan demikan maka kami dapat mengetahui apa yang harus kami perbuat untuk
negeri ini, untuk bangsa ini, untuk NU dan NKRI . Buat kami NKRI adalah harga mati..!! pungkas Adi Julian, salah satu pendekar PSNU Pagar Nusa seraya menundukkan
kepala sambil meneteskan air mata .
Waekasar,
Kamis 13 Oktober 2016





Tidak ada komentar:
Posting Komentar